Senin, 15 November 2010

Terus Mengalir

  Malam sepi
Segalanya terbalut pekatnya abu merapi
Daun-daun merunduk
Ranting-ranting merunduk
Dahan-dahan merunduk
Pohon-pohon merunduk

Hati ini berkaca-kaca
Ketika melihat sebagian anggota tubuh kita terluka
Dan kita tak boleh hanya diam dan duduk
Bagaimana

Jalan sebelah lebih sepi dari biasanya
Tetapi lebih ramai bunyi sirine
Berlari menembus tebalnya debu vulkanik dan melahirkan
Beribu kota anak gajah

Membawa bekal berlari
Mie, roti, aqua sampai makanan bayi
Popok, baju beha sampai cidi
Selimut, tikar, dan alat mandi
                                                                                                                                           
Tetap bersabar agar Tuhan selalu melimpah rahmah
Tetap tawakal agar Tuhan selalu mencurah  hidayah
Tetap  tegar tatkala susah
Tetap  tersenyum walau hati teriris.

Laa illaha illalah......
Tiada yang layak disembah melainkan hanya Allah
Laa haula wa laa quwwatailla billah

Tiada daya kekuatan apapun kecuali hanya dari Allah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar