Semakin Kusadari...
mulai menghitung diri…
ketika melihat tangan ..jadi teringatkan..akankah amal baik dari tangan ini mampu menutupi amal buruk yang sadar atau tanpa sadar telah banyak tercipta dari gerakan tangan ini?.
ketika melihat kaki...
kembali mempertanyakan lebih banyak dilangkahkan ke arah kebaikan atau keburukankah kaki ini?,
ketika melihat mata...
Kembali mempertanyakan lebih banyak melihat ke arah kebaikankah atau keburukanka MATA YG SENDU ini..
ketika melihat mulut...
Kembali mempertanyakan apakah dari mulut ini lebih banyak berdzikir,beristigfar,berbicara yang baik ataukah malah sering berkata kasar menusuk hati saudaranya,berbual,bahkan menjadikannya sebagaisentaja untuk melukai hati orang lain?
ketika melihat telinga..
kembali mempertanyakan adakah telinga ini peka terhadap rintihan saudaranya...adakah telinga dipergunakan untuk mendengarkan kebaikan ataukah malah di pergunakan untuk mendengarkan hal-hal yg mendatangkan keburukan
tangan....
kaki...
mata...
mulut.
telinga.....
sudahkah amal baik dari anggota tubuh itu mampu menutupi keburukan-keburukan yang pernah tercipta?
Entahlah....
hening.....yah dalam heningnya malam aku menerawang menatap langit...
Terbersit tanya di relung hat ini...
"YA AZZAWAJALLA PENGUASA HARI PEMBALASAN...."
Ketika raga tercipta dengan tujuan penciptaan yang tiada pernah sia-sia, masihkan diri ini lalai, tetap menyia-nyiakan nikmat-MU yang begitu luar biasa…
kembali diri tersadarkan untuk mendzikirkan tangan, mendzikirkan kaki, mendzikirkan mata, mendzikirkan mulut, mendzikirkan telinga, mendzikirkan kulit, mendzikirkan rambut yang kesemuanya berawal dan bermuara kepada mendzikirkan hati…
berupaya segenap hati untuk kembali bersungguh-sungguh mencari ridho-MU,
ampuni aku ya Rabbi...maafkan aku Ya Rabbi...tuntun dan bimbing aku..
yah..kuberharap akan tuntunan-MU menuju jalan-MU yang lurus…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar