Assalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Wahai Saudaraku Remaja Muslim Yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta'ala,
Sesungguhnya cinta itu adalah Fitrah Manusia, maka janganlah kalian menodai fitrah manusia itu dengan kemasiatan, karena cinta yang hakiki adalah cinta yang didasari dengan niat yang baik dan Cinta yang hakiki adalah cinta yang mengharap ridha Allah agar cintanya bisa berakhir di pelaminan (Pernikahan).
Wahai Saudaraku Remaja Muslim,
Ketahuilah cinta yang hakiki adalah cinta yang sangat dimuliakan Allah, maka janganlah engkau mengotorinya dengan hawa nafsu belaka yang membawamu ke tempat yang paling hina yaitu Neraka Jahanam karena Jahannam adalah tempat seburuk-buruknya manusia Kembali.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman “Janganlah kamu sekalian mendekati perzinahan, karena zina itu adalah perbuatan yang keji…” (QS. Al-Isra : 32).
Saudaraku Remaja Muslim,
Sesungguhnya cinta yang didasari niat kepada Allah sesungguhnya cinta yang paling Mulia maka cinta itu akan menimbulkan keindahan dalam hidup kita, maka jagalah keindahan cintamu itu agar jangan sampai cinta yang sudah mulia yang kalian bangun selama ini engkau campur adukan dengan Maksiat atau hawa nafsu belaka yang akan merugikan diri kalian sendiri.
Saudaraku,
Cintailah dia secara syari'at Islam karena cinta yang indah dan bahagia, adalah cinta yang mengikuti syari'at Islam maka itu akan membatasi cintamu pada saat kalian belum mampu untuk menikah.
Wahai sekalian anak Adam,
Ketahuilah sesugguhnya ujian yang paling terberat dalam hidupmu adalah masalah wanita maka janganlah kalian mencintai kaum hawa tanpa syari'at Islam. Sesungguhnya bila engkau mencintai wanita tanpa syari'at Islam akan menimbulkan berkhalwat.
Apa itu berkhalwat? Berkhalwat adalah cinta yang dilarang Syari'at Islam maka Allah pun tidak menyukainya, maka janganlah kalian mengikutinya karena hal ini akan membawakan musibah dan malapetaka dalam kehidupan ihsan dan ihsani. Maka jagalah rasa kecintaan kalian dengan dibatasi syari'at Islam agar tidak menimbulkan apa yang kalian tidak inginkan dalam menjalani hubungan antara laki-laki dan wanita.
Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Bertaqwalah kalian dalam masalah wanita. Sesungguhnya mereka ibarat tawanan di sisi kalian. Kalian ambil mereka dengan amanah Allah dan kalian halalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan rezki dan pakaian dari kalian" [HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi]
Wahai Saudaraku,
Sesungguhnya banyak sekali anak adam dan kaum hawa menjalani hubungan yang keluar dari Syari'at Islam, maka cinta yang diniatkan cinta karena Allah dan cinta yang hakiki yang telah diberikan Allah sangat mudah dilupakan begitu saja, karena banyaknya anak remaja sekarang yang mengatasnamakan cintanya dengan pacaran, sesungguhnya pacaran dalam Islam adalah musibah terbesar dan pacaran itu akan membawa kepada perzinahan. Dimana zina adalah termasuk dosa besar, dan perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah.
Ketahuilah saudaraku,
Sesungguhnya pacaran dalam Islam adalah musibah yang menimpa anak adam dan kaum hawa karena pacaran akan menimbulkan kerusakan cinta yang telah Allah berikan kepada setiap anak adam dan kaum hawa.
Oleh karena itu, kita sebagai kaum muslim dan muslimat sudah seharusnya mencegah hal ini dan para orangtua juga harus selalu menasehati dan mencegah anak-anaknya agar tidak terjerumus oleh kemasiatan.
Ketahuilah wahai remaja muslim yang di muliakan Allah,
Sesungguhnya jika kalian sedang mesra-mesra'an berdua dengan yang bukan muhrimnya maka yang ketiga adalah syaitan yang mengoda Imanmu, maka hal seperti ini harus kita cegah agar tidak merugikan diri kita. Maka apabila Imanmu tergoda dengan godaan syaitan maka itu akan merugikan diri kalian berdua, merugikan keluarga kalian dan merugikan agamamu, karena sesungguhnya Islam tidak pernah memperbolehkan hal seperti itu.
Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda :
“Apabila laki-laki dan perempuan yang bukan mahram berdua-duaan, maka yang ketiga adalah setan.” (Al-Hadist)
Wahai Saudaraku Remaja Muslim,
Ketahuilah, sudah seharusnya kalian menjaga mata atau pandangan, sebab mata itu kuncinya hati. Dan pandangan itu pengutus fitnah yang sering membawa kepada perbuatan zina.
Oleh karena itu Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :
“Katakanlah kepada laki-laki mukmin hendaklah mereka memalingkan pandangan mereka (dari yang haram) dan menjaga kehormatan mereka dan katakanlah kepada kaum wanita hendaklah mereka meredupkan mata mereka dari yang haram dan menjaga kehormatan mereka (An-Nur : 30-31).
Maka apabila kalian sudah saling mencintai dan laki-laki sudah mampu menafkahi seorang wanita maka menikahlah karena cinta yang indah adalah setelah pernikahan, dan apabila kalian belum mampu untuk menikah maka berpuasalah karena itu menjauhkan cintamu dan dirimu dari godaan hawa nafsu yang telah diwariskan oleh syaitan atau para iblis untuk mengoda manusia dalam kehidupan.
"Tidak ada yang bisa dilihat (lebih indah) oleh orang yang saling mencintai seperti halnya pernikahan" (HR.AlHakim )
Abdullah Ibnu Mas’ud Radliyallaahu‘anhu berkata :
Rasulullah Shallallaahu‘alaihi wasallam bersabda pada kami: “Wahai generasi muda, barangsiapa di antara kamu telah mampu berkeluarga hendaknya ia kawin, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu.” (Muttafaq Alaihi.)
Wahai Saudraku Remaja muslim yang di muliakan Allah,
Ketahuilah saudaraku, sesungguhnya cinta dalam pernikahan itu sangat indah sekali apabila cintanya itu sesuai dengan syari'at Islam.
Ketahuilah wahai saudaraku,
Apabila kalian ingin menikah maka pilihlah calon pasangan hidupmu yang baik agamanya karena hal itu akan memperindah cinta kalian berdua dan usahakan untuk kaum adam memilih wanita yang sholehah, karena wanita yang sholehah akan selalu menjaga kesucian diri dan agamanya, dia mengetahui hak dan kewajibannya serta tidak melampaui batasannya, dan dia selalu mentaati suaminya yang merupakan pemimpin, pemberi nafkah dan pelindung dalam rumah tangganya. Taat kepada suami (dalam hal yang tidak menyelisihi syariat) adalah kewajiban bagi seorang istri, demikian juga dengan menjaga amanah dan harta sang suami.
Seorang istri yang sholehah adalah yang menekuni pekerjaan rumahnya, menjadi seorang istri yang baik bagi suaminya dan ibu yang baik bagi anak-anaknya. Dia mensyukuri segala kebaikan suaminya dan tidak mengingkarinya, karena Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda :
“Aku diperlihatkan neraka, dan aku lihat kebanyakan penghuninya adalah wanita, (karena) mereka banyak kufur (mengingkari)”. Lalu beliau ditanya : “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Nabi menjawab : “tidak, tapi mereka mengingkari (kebaikan) suaminya. Seandainya engkau berbuat baik kepadanya seumur hidupmu kemudian dia melihat sedikit saja dari kesalahanmu maka dia akan berkata : “Aku tidak pernah sedikitpun melihat kebaikanmu“ (HR.Bukhari)
Wahai Saudaraku Remaja Muslim Yang Dimuliakan Allah,
Ketahuilah Sesungguhnya laki-laki yang baik untuk wanita yang baik, maka sudah seharusnya anak adam dan kaum hawa harus bisa menjadi orang baik agar apabila sang buah hati hadir dalam kehidupan kalian berdua maka ia bisa menjadi anak yang baik pula dan menjadi anak yang berbakti serta anak yang sholeh dan sholehah kepada kedua orang tuanya.
Ketahuilah, sesungguhnya Cinta itu fitrah apabila kita bisa saling mencintai sesama mahluk-Nya atas dasar kencintaan kita kepada Allah, karena hanya Allah yang menjadikan cinta yang hakiki dan cinta yang diridhai Allah Subhanahu wa Ta'ala. Maka sudah seharusnya apabila para remaja yang ingin mendapatkan cinta yang hakiki maka secepatnya meninggalkan cinta budaya barat (Pacaran).
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
"Wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)". (QS An Nur:26)
Silahkan untuk mencobanya dan Salam Semangat untuk Remaja Muslim Semuanya ..
Wassalam,
assalamualaikum wr wb....izin copas ya artikel"nya sebelumnya terima kasih..
BalasHapus